Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Maret 2015

Puisi

Simaklah :D

KATA MAAF

Lembayung senja seelok pelangi yang menari - nari,
Penuh dengan taburan bunga - bunga yang menghiasi,
Semerbak wangi yang mengitari diri,
Kini telah mengalir menjauh tanpa arah,

Saat ku tak mengetahui kabar dirimu lagi,
Ku coret di selembar kertas dengan penuh ketulusan,
Kata maaf yang mungkin akan kamu tiup menjadi debu,
Ku coret kata penyesalan yang mungkin akan kamu biarkan dan menjadi rapu,

Aku hanyalah manusia yang berdiri di atas ketidak sempurnaan,
Di rapu & kelam nya kehidupan,
Yang bisa rapu & akan tertampak kesalahan yang menyentu dirimu,
Namun tak pernah ku inginkan kesalahan ku hingga merenggut jiwamu,

Karena yang ku inginkan hanyalah,
Bisa membuatmu selalu bahagia & tersenyum.

Puisi

Simaklah :D

TANGISAN INDONESIA TERSIRAT

Empat Puluh Lima ancaman telah tiada,
Raga yang berlumur darah menjadi saksi,
Saat kain merah dan putih berkibar diudara,
Bergetar hati…
Meneteskan air mata kebahagiaan,
Sujud syukur yang dipanjatkan,

Langit pun terus bergerak mengikuti angin menari,
Empat Puluh Lima terus dikenang jiwa,
Membantu ulat dalam metamorposisnya,
Tuk jadi kupu-kupu yang terbang tinggi,
Langit yang mengikuti angin disertai jaman,
Globalisasi kini masuk dalam kepompong,
Badai besar menghampiri kehidupan,
Kehidupan buruk kian merusak kepompong,
Diantara kepompong menahan tuk memberi senyuman,

Diantara kepompong terjatuh dan terinjak melupakan Empat Puluh Lima,
Keburukannya tericium disekitarnya,
Merusak Empat Puluh Lima,
Indonesia terdiam menahan tangisan,
 

Copyright © 2010 Kalo Bukan Gua Siapa Lagi ?

Template N2y Suka-Suka by Nano Yulianto